Selasa, 05 Januari 2016

Tugas Softskill 2 : Proposal Sederhana

 Perhotelan Berbasis Web


1.1. Latar Belakang
Internet merupakan teknologi yang memiliki cakupan sangat luas. Di mana internet terhubung secara online tanpa mengenal batas waktu dan tempat. Dalam hal ini, bila perusahaan dibidang property terutama perhotelan menggunakan internet dalam sistem informasinya  maka akan memberikan kemudahan bagi para pelanggan maupun karyawan dalam mendapatkan dan juga mengelola informasi maupun transaksi yang dibutuhkan.
Di era globalisasi kini biasa persaingan dalam bidang property terutama perhotelan sangat ketat, oleh karena itu  diperlukan suatu sistem informasi pemasaran maupan transaksi yang sangat efektif demi menunjang persaing dibidang proreti khususnya  perhotelan. Dalam pelaksanaan proses pemasaraan dan transaksi seharusnya mengandalkan ketepatan, kecepatan, kemudahan dalam bertransaksi maupun pemasaraaannya.
Oleh sebab itu disini Saya mengajukan kepada bapak / Ibu sebuah proposal pengadaan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web yang terdiri dari Sistem Informasi Profile Hotel , Sistem Informasi fasilitas Hotel, Sistem Informasi Transaksi Pemakian Fasilitas Hotel, Sistem informasi Booking dan Sistem informasi Layanan Pelanggan. Mudah-mudahan dengan pengajuan proposal ini kiranya Perusahaan bapak / ibu pimpin bisa menjalin kerjasama dengan kami demi memenjukan usaha dibidang property yang bapak/ibu pimpin.

1.2. Maksud dan Tujuan
Adapun Maksud dan tujuan dalam pembuatan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web Antara lain :

Maksud  :

1.      Menawarkan solusi untuk dalam memasarkan hotel agar daya saing hotel terterjaga.
2.      Merencanakan pembangunan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web demi meningkatkan jumlah pengunjung hotel.
Tujuan :
1.      Memudahkan Manajeman Hotel dalam memberikan informasi yang lengkap dan detail kepada Pelanggan tentang Fasilitas  yang disediakan dan ditawarkan oleh Hotel , sehingga Pelangga mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat mengenai hal tersebut.
2.      Memudahkan Manajeman dalam melakukan proses pengelolaan transaksi yang terjadi di Hotel sehingga selain Pelanggan dapat Memesan Penginapa secara Offline, Pelanggan dapat Memesan Penginapan secara online melalui internet
3.      Memperluas pemasaran dan promosi dengan media online supaya menambah popularitas dari Hotel tersebut.

1.3. Ruang Lingkup Pekerjaan

1.3.1  Pengembangan

            Pengembangan sistem adalah serangkaian aktivitas yang diperlukan untuk membangun sebuah solusi sistem informasi untuk sebuah masalah atau kesempatan bisnis.Pada pengengmebng system ini menggunkan pemograman Macromedia Dremeaver 8 dan data base MySql,adapun tahap dalam pengembangan system tersebut.
Pengembangan sistem (sistem development)
a.       Analisis sistem (sistem analysis)
Penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem yang baru atau diperbarui.
b.      Desain sistem secara umum (general system design)
Tujuan dari desain sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru.
c.       Penilaian sistem (sistem evaluation)
Hasil desain sistem secara umum tentunya harus menjadi pertimbangan pihak manajemen apakah melanjutkan pengembangan sistem yang baru berdasarkan gambaran desain sistem secara umum atau menolak rancangan baru tersebut.
d.      Desain sistem terinci (detailed sistem design)
Dengan memahami sistem yang ada dan persyaratan-persyaratan sistem baru, selanjutnya adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Jika sistem itu berbasis komputer, rancangan harus menyertakan spesifikasi jenis peralatan yang akan digunakan.
e.        Implementasi sistem (sistem implementation)
Merupakan kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja.

1.3.2. Pengumpulan Data
Dalam sistem informasi ini metode pengumpulan data dengan menggunakan studi lapangan yaitu dengan melakukan peninjauan langsung Ke perusahaan guna memperoleh data – data mengenai perusahaan yang menjadi objek penelitian ada 3 cara untuk memperoleh data-data tersebut yaitu:
a)      Wawancara
Wawancara merupakan salah satu instrumen penting dalam pengumpulan data yang menggunakan studi kasus. Untuk teknik wawancara ini dikhususkan untuk para end user, yaitu administrator untuk mengetahui alur data;
b)      Studi Pustaka
Metode pengumpulan data ini dilakukan untuk mencari sumber, bahan penelitian-penelitian sebelumnya dan berbagai referensi lainnya guna mengkolaborasi berbagai data dengan berbagai konsep Web yang telah ada.
c)      Observasi
Melakukan pengumpulan data secara langsung atas semua yang   terjadi dalam perusahaan, disesuaikan dengan masalah yang dihadapi.

1.3.3.  Pemeliharan
Pada pemeliharan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web dilakuakan 2 sistem pemeliharan yaitu dengan cara :
a.       Pemeliharan sistem secara adaptif yaitu pemeliharaan sistem secara  berkala tetapi dalam tahap awal pemakaian membutuhkan maintenence yaitu sebulan sekali kemudian setelah pemakaian selama kurang lebih 6 bulan maka hanya diperlukan maintenence yaitu 1 tahun sebanyak 2x pemeliharaan sistem.
b.      Pemeliharaan system secara koreksif yaitu pemelihran sistem dengan mengkoreksi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada saat sistem berjalan. Pemeliharaan korektif ini mencakup kondisi penting atau bahaya yang memerlukan tindakan segera. Kemampuan untuk mendiagnosa atau memperbaiki kesalahan atau malfungsi dengan cepat sangatlah berharga bagi perusahaan.

1.3.4. Pelatihan
Pada proses pelatihan akan dilakukan  dalam  2  tahap yaitu :
a.       Pada tahap pertama dilakukan sebelum Sistem di jalan secara global  dan akan dilakukan 3 kali pertemuan dimana pada tahap ini di harus para administrator harus memahi Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web. Web secara keseluruhan sebelum Sistem ini mulai dijalankan.
b.      Ditahap kedua yaitu setelah Sistem di terapkan ,Pada tahap ini pelatihan hanya dilakukan pada saat administrator menjalan sistem yang akan dijalankan / dalam kata lain pihak instuktor hanya akan mengawasi selama 2 kali masa masa percobaan system.

Penutup

Demikian Proposal Pengajuan yang kami buat mudah-mudah dengan dibuatnya Proposal ini bisa menjadi barang bertimbang Bapak/Ibu dalam memperbaharui Sistem Informasi yang digunakan,demi memajukan Perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, Kiranya hanya sekian yang kami ucapakan atas perhatian kami ucapakan terima kasih.

Jumat, 13 November 2015

Tugas Bahasa Indonesia

Nama  : Ade Ahmad Syukron
NPM   : 10113124
Kelas  : 3KA27


1. Ada pepatah mengatakan bahwa “Bahasa itu lebih tajam dari sebilah pedang”. Apa maksud pepatah tersebut? Jelaskan

        Arti dari bahasa “ Lebih tajam dari pada sebilah pedang”  adalah kebiasaan seseorang dalam bertutur kata didalam masyarakat dapat menjadi sebuah senjata yang berbahaya terhadap orang lain, maksud berbahaya disini adalah melalui kata-kata maka seseorang mampu menyakiti perasaan orang lain dengan sangat mudah dengan tanpa perlu membuang energi yang banyak. Untuk itu kita sebagai makhluk yang memiliki akal fikiran sepantasnya menjaga tutur bahasa yang baik agar tidak terjadi kesalah pahaman ataupun orang yang merasa tersinggung.



2. Buatlah karangan singkat mengenai penggunaan Bahasa Indosesia di kalangan masyarakat / keluarga.

Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam lingkup keluarga sebenernya tidak terlalu intens penggunaanya. Hal itu dikarenakan kita lebih cenderung menggunakan bahasa sehari-hari yang lebih santai yang tidak terlalu memperhatikan aturan bahasa indonesia. Namun hal itu tergantung dari pola hidup tiap-tiap keluarga. Kelaurga yang berasal dari kalangan terpandang baik status sosial maupun ekonominya cenderung lebih formal dalam menggunakan bahasa yang sudah di warisi turun temurun.

Tak jauh berbeda dengan penggunaan bahasa indonesia di kalangan Masyarakat umum penggunaan bahasa juga sangat bergantung dari jenis pergaulan masing-masing individu. Pergaulan yang cenderung urakan alis out of control biasanya lebih mempergunakan bahasa-bahasa kasar yang dapat memicu perseisihan,sebaliknya pergaulan orang-orang terpandang biasanya lebih memperhatikan bahasa yang mereka gunakan agar tidak memicu perselisihan yang dapat merugikan diri masing-masing dari pihak lain.
 


3. Sebutkan kelemahan dan kelebihan bila kita mempelajari Bahasa Indonesia

    Kelebihan :
     
•    Bisa digunakan untuk membuat tulisan, karya ilimiah, proposal, skripsi, dan lain lain.
      •    Bisa berkomunikasi dengan baik dan benar
      •    Bahasanya lebih terstruktur dari bahasa-bahasa di negara lain
      •    Karena Bahasa Indonesia sudah diakui di banyak negara, maka banyak negara yang mulai menggunakan bahasa ini, bahkan kurang lebih di 45 negara seperti Australia, Kanada, bahkan Amerika sudah mulai ada yang mengajarkan bahasa Indonesia.

    Kekurangan :
     
•    Bahasa ini termasuk bahasa yang sulit dipelajari, karena itu bahasa Indonesia merupakan bahasa yang tersulit ke-3 di Asia
      •    Ada ungkapan-ungkapan yang digunakan seperti meja hijau, hati, tangan kanan, sehingga kita harus memahami apa arti ungkapan tersebut
      •    Banyaknya aturan-aturan dalam berbahasa yang baik dan benar, baik dalam berbicara maupun penulisan. Misalnya seperti penggunaan EYD, penulisan kalimat yang baku, penggunaan kalimat majemuk,dan lain-lain.

Banyaknya aturan-aturan dalam berbahasa yang baik dan benar, baik dalam berbicara maupun penulisan. Misalnya seperti penggunaan EYD, penulisan kalimat yang baku, penggunaan kalimat majemuk, dan lain-lain. 

Rabu, 24 Juni 2015

PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI

PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISASI


ADE AHMAD SYUKRON        10113124
JENISA SAWITA                    14113623
RAHMAD SITOHANG            17113162


Perubahan organisasi

Setiap organisasi selalu membutuhkan suatu perubahan, perubahan tersebut sebagai reaksi terhadap perubahan dalam lingkungan organisasi tersebut. Perubahan organisasi mengacu kepada hal yang berkaitan dengan aktivitas pelaksanaan tugas di dalam suatu organisasi, sehingga menuju kepada suatu keadaan di dalam perusahaan tersebut yang dianggap lebih baik oleh pihak manajemen seiring dengan berjalannya waktu. Restrukturisasi organisasi adalah salah satu dari bentuk perubahan organisasi.

Penyebab Perubahan:

Internal : (Perubahan tujuan, Perubahan struktur organisasi, Perubahan cara operasional/aktivitas organisasi, dll)

1. Perubahan Internal yang Direncanakan (planned internal change)
Misal: sebuah perusahaan melakukan akuisisi perusahaan lain.

2. Perubahan Internal Tidak Direncanakan (Unplanned internal change)
Misal: perubahan karakteristik demografis (jenis kelamin, pendidikan, usia)
tenaga kerja pada suatu perusahaan.

Eksternal : (Perubahan sistem ekonomi, Teknologi baru,dll )

1. Perubahan Eksternal yang Direncanakan (planned external change)
Misal: pengenalan teknologi baru

2. Perubahan Eksternal Tidak Direncanakan (Unplanned external change)
Misal: perubahan kebijakan moneter sbg respon perubahan politik&ekonomi
tiba-tiba.



Pengembangan Organisasi

Tujuan utama Pengembangan Organisasi adalah untuk perbaikan fungsi organisasi itu sendiri. Peningkatan produktivitas dan keefektifan organisasi membawa implikasi terhadap kapabilitas organisasi dalam membuat keputusan berkualitas dengan melakukan perubahan terhadap struktur, kultur, tugas, teknologi dan sumber daya manusia. Pendekatan utama terhadap hal ini adalah mengembangkan budaya organisasi yang dapat memaksimalkan keterlibatan orang dalam pembuatan keputusan yang efektif dalam organisasi.

Menurut Robbins (1984), usaha PO pada umumnya diarahkan pada dua tujuan akhir, yaitu peningkatan keefektifan organisasi dan peningkatan kepuasan anggotanya. Lebih lanjut, Robbins merinci tujuan PO sebagai berikut:

(1) Meningkatkan tingkat kepercayaan dan dukungan di antara anggota organisasi;

(2) Meningkatkan timbulnya konfrontasi terhadap masalah organisasi baik dalam
kelompok maupun antar-kelompok, sebagai kebalikan dari to sweeping problem
under the rug;

(3) Terciptanya lingkungan dimana otoritas peran yang ditetapkan ditingkatkan dengan
otoritas berdasarkan pengetahuan dan keterampilan;

(4) Meningkatkan keterbukaan komunikasi secara horisontal, vertikal dan diagonal;

(5) Menaikkan tingkat antusiasme dan kepuasan personal dalam organisasi;

(6) Menemukan solusi yang sinergis terhadap masalah; dan

(7) Menaikkan tingkat responsibilitas diri dan kelompok dalam perencanaan.


Langkah-langkah perubahan organisasi

1.       menyadarkan para anggota bahwa perubahan tertentu perlu dilakukan (unfreezing),

2.      melakukan perubahan (changing),

3.      menstabilkan situasi setelah perubahan dilaksanakan (refreezing).

Tahap pertama menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perubahan. Tahapan ini melibatkan faktor manusianya. Manusia merupakan faktor kunci keberhasilan perubahan tetapi dapat pula merupakan faktor yang menyebabkan proses perubahan gagal mencapai tujuan yang telah ditentukan. Setiap perubahan memiliki tujuan tertentu yang hendak dicapai. Tujuan tersebut harus dikomunikasikan kepada anggota sehingga mereka menyadari bahwa perubahan yang hendak dilaksanakan memang merupakan sesuatu yang penting bagi organisasi.
Setelah menyadari arti pentingnya perubahan yang hendak di tempuh, barulah perubahan dilaksanakan. Dengan melaksanakan perubahan organisasi, berarti sikap dan tingkah laku para anggota terhadap organisasi yang selama ini mereka tunjukkan mengalami perubahan. Selam masa transisi ini berlangsung, organisasi berada pada kondisi kritis.
Tahapan berikutnya adalah mengembalikan organisasi kepada situasi yang normal kembali. Setelah perubahan dilaksanakan, berbagai aturan baru diberlakukan secara penuh, demikian juga anggota diharapkan bersikap dan bertingkah laku sesuai dengan kondisi organisasi yang baru.
Hage dan Aiken menyebutkan bahwa proses perubahan terdiri atas empat langkah, yaitu (1) evaluasi, (2) inisiasi, (3) implementasi, (4) rutinitas. Sedangkan Lipham dalam sintesisnya, mengembangkan tujuh langkah proses pembaharuan, yakni: (1) kesadaran, (2) inisiasi, (3) implementasi, (4) rutinisasi, (5) perbaikan, (6) pembaharuan, (7) evaluasi.

Perencanaan Strategi dan Pengembangan Organisasi

•    Pengamatan Eksternal
Yaitu dengan memperhatikan kesempatan dan ancaman di segala aspek, baik ekonomi, politik, teknologi, budaya dan lainnya yang semua variable itu akan membentuk karakter organisasi. Metode ini sesuai dengan yang dinyatakan oleh Wayne E. Rosing, wakil Direktur pengembangan Sun Microsystems, Inc ” Tidak ada satupun yang memotivasi Sun kecuali ketakutan akan apa yang dilakukan oleh pesaing ”.


•    Pengamatan Internal
Terdiri dari eavaluasi SDM dan struktur organisasi, dengan tujuan mengukur kesiapan SDM (inputs) strategi sekarang (proses), kinerja (outputs) dan potensi dalam yang akan membentuk kedinamisan organisasi. Dalam internal terdapat dua variable yang penting, yaitu, Struktur dan Budaya. Struktur berkenaan dengan mekanisme, prosedural organisasi. Budaya adalah yang berkenaan dengan pola keyakinan dan pemikiran, aspirasi dan nilai-nilai yang diharapkan oleh semua anggota organisasi.

•      Perumusan organisasi.
Adalah pengembangan planing jangka panjang, dari menejemen yang efektif dari kesempatan dan ancaman yang disinergiskan dengan kondisi internal.

•    Misi
Misi Organisasi adalah tujuan atau alasan mengapa organisasi ada dan mempertegas keberadaan organisasi. Konsep misi yang disusun dengan sistemik dan general itu akan menjadikan ciri khas organisasi dengan organisasi yang lain, dan berperan terhadap uniknya nilai produk organisasi yang ditawarkan. Konsepsi misi yang apik juga dapat meminimalisir konflik internal yang dianggap kurang prinsip dan membantu meningkatkan intensitas diskusi dan kajian secara produktiv. Namun sebelum mengembangkan misi, alangkah baiknya menetukan analisis stakeholder. Dalam hal ini stakeholder organisasi adalah, SDM, atau organisasi apapun dieksternal yang yang dapat melakukan perhatian yang dipengaruhi oleh hasil itu.

•      Tujuan
Adalah hasil akhir aktivitas perencanaan, dengan merumuskan apa dan kapan yang akan diselasaikan dengan mengukur sasaran.

•    Strategi
Strategi merupakan konsep perencanaan komprehensif tentang bagiamana organisasi dapat mencapai misi dan tujuan.
•    Kebijakan
Adalah pedoman luas yang menghubungkan strategi dan implementasi. Kebijakan ini bersifat general yang nantinya akan diikuti dan disepesifikan dan di interpretasikan dan di implementasikan oleh devisi-devisi melalui strategi dan tujuan devisi masing-masing.

•    Implementasi strategi
Adalah proses dimana manajemen mewujudkan strategi dan kebijakan dalam tindakan melalui pengembangan program, anggaran dan prosedur.

•    Program
Adalah pernyataan aktivitas-aktivitas yang diperlukan untuk menyelesaikan pereencanaan sekali pakai.

•    Anggaran
Adalah program yang dinyatakan dalam satuan uang, setiap program akan dinyatakan secara rinci dalam biaya, yang dapat digunakan oleh SDM untuk mengelola organisasi.

•    Prosedur
Sering juga disebut dengan standard operating proscedurs, yaitu langkah-langkah yang berurutan yang menggambarkan dengan rinci bagaimana suatu tugas atau pekerjaan diselesaikan.

•    Evaluasi dan Pengendalian
Adalah proses yang melalui aktivitas-aktivitas dan hasil kerja dimonitor dan kinerja nyata dengan kinerja/program yang diinginkan. Hasil yang diharapkan dalam sebuah organisasi adalah bentuk peningkatan efektivitas organisasi : produk, efesiensi, dan kepuasan dalam jangka pendek, adaptasi dan pengembangan dalam jangka menengah, kemampuan berrtahan dalam jangka panjang.

Implikasi Manajerial

Sebab yang terjadi karena adanya perubahan dan pengembangan organisasi adalah sebuah organisasi tersebut akan mengalami peningkatan baik dalam kinerja maupun hal lainnya, organisasi tersebut juga tidak akan diam/stuck di dalam suatu posisi melainkan terus berkembang semakin hari.


Sumber :
http://ediwibowo88.blogspot.com/2010/05/pendahuluan-1.html
http://www.freewebs.com/hijrahsaputra/makalah/PEMBAHASAN%20PEMBAHARUAN%20ORGANISASI.htm
http://zhaxiann.blogspot.com/2013/04/perubahan-dan-pengembangan-organisasi.html